SketsaNusantara.id - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April rutin dilaksanakan di sekolah dasar.
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan tokoh perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini.
Siswa biasanya dilibatkan dalam berbagai aktivitas sederhana dan edukatif.
Sekolah dasar menjadi tempat awal pengenalan nilai perjuangan dan pendidikan. Kegiatan peringatan disusun agar sesuai usia siswa.
Aktivitas dibuat menarik, ringan, dan mudah dipahami.
Berbagai ide kegiatan dapat diterapkan sesuai kondisi sekolah. Berikut 15 ide peringatan Hari Kartini 21 April 2026 di SD yang dapat digunakan.
Baca Juga: 5 Pantun Tema Hari Kartini 2026, Menginsipirasi untuk Dibagikan ke Status Instagram dan WhatsApp
15 Ide Peringatan Hari Kartini di SD:
- Lomba memakai pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
- Lomba membaca puisi bertema perjuangan perempuan dan pendidikan.
- Menggambar sosok Kartini dengan gaya bebas sesuai imajinasi siswa.
- Lomba menulis surat sederhana untuk tokoh Kartini.
- Pentas seni menampilkan tari tradisional dari berbagai daerah.
- Lomba pidato singkat tentang peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari.
- Fashion show pakaian tradisional dengan narasi singkat dari siswa.
- Membuat poster bertema Hari Kartini secara berkelompok.
- Storytelling atau mendongeng kisah kehidupan Kartini di kelas.
- Lomba menyanyi lagu nasional atau lagu bertema perjuangan.
- Kegiatan membaca bersama buku cerita tentang tokoh perempuan Indonesia.
- Workshop kerajinan tangan sederhana seperti membuat bunga dari kertas.
- Lomba mewarnai gambar bertema Hari Kartini untuk kelas rendah.
- Drama pendek tentang kehidupan Kartini dalam versi sederhana.
- Kegiatan apel atau upacara dengan tema Hari Kartini di sekolah.
Setiap kegiatan dapat disesuaikan dengan fasilitas sekolah yang tersedia. Guru dapat mengatur durasi kegiatan sesuai jadwal belajar siswa. Pelaksanaan kegiatan biasanya berlangsung dalam satu hari penuh atau setengah hari.
Kegiatan peringatan Hari Kartini di SD juga melibatkan partisipasi seluruh siswa. Guru dan tenaga pendidik berperan sebagai pendamping kegiatan. Beberapa sekolah juga mengundang orang tua untuk menyaksikan kegiatan siswa.
Rangkaian kegiatan tersebut dapat membantu siswa mengenal nilai sejarah. Selain itu, siswa juga dapat belajar bekerja sama dan tampil percaya diri. Kegiatan yang variatif membuat suasana peringatan lebih menarik dan terstruktur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!