SketsaNusantara.id - Hari Air Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Maret. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat dunia tentang pentingnya air tawar bagi kehidupan serta perlunya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.
Peringatan ini dicetus oleh PBB sebagai kampanye untuk lebih peduli terhadap krisis air yang masih terjadi di berbagai negara.
Dihimpun SketsaNusantara.id dari situs resmi UNESCO dan berbagai sumber, berikut 5 fakta menarik tentang Hari Air Sedunia 2026 termasuk sejarah hingga cara memperinggati World Water Day 2026
1. World Water Day Berawal dari Resolusi PBB pada tahun 1992
Hari Air Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi Majelis Umum pada Desember 1992. Dalam resolusi bernomor A/RES/47/193 PBB menetapkan tanggal 22 Maret sebagai World Water Day atau Hari Air Sedunia.
Peringatan Hari Air Sedunia pertama kali diadakan pada tahun 1993. Sejak saat itu, tanggal 22 Maret selalu diperingati setiap tahun sebagai hari untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya air bersih.
Penetapan ini menjadi bagian dari upaya internasional untuk mengatasi masalah krisis air yang semakin serius di berbagai negara.
Baca Juga: Update Kesehatan Andrie Yunus Usai Alami Penyiraman Air Keras, RSCM Ungkap Kondisi Terbaru
2. Dicetuskan dalam Forum Internasional
Gagasan peringatan Hari Air Sedunia muncul dalam Sidang Umum PBB ke-47 yang berlangsung pada 22 Desember 1992. Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembahasan global mengenai lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam sidang tersebut, negara-negara anggota sepakat bahwa air merupakan sumber daya vital yang harus dijaga bersama. Setelah itu, Majelis Umum PBB menetapkan 22 Maret 1993 sebagai peringatan pertama Hari Air Sedunia.
Sejak saat itu, peringatan ini terus dilakukan setiap tahun dengan tema yang berbeda sesuai dengan isu air yang sedang dihadapi dunia.