lifestyle

Dokter Ini Menjelaskan tentang Penyakit Febris, GEA, dan Abdominal Pain yang Diderita oleh Dara Arafah: Jangan Remehkan Penyakit Walaupun Masih Ringan

Kamis, 10 Juli 2025 | 20:30 WIB
Dokter ini memberikan reaksi terhadap penyakit febris, GEA, dan abdominal pain yang viral di kasus Dara Arafah. (TikTok/unicornngapung, Instagram/daraarafah)

Selanjutnya, Dokter Dila membeberkan bahwa gejala tersebut bisa jadi mengarah pada penyakit apendisitis. Sebagai informasi untuk pembaca, apendisitis adalah peradangan pada usus buntu (appendix).

Baca Juga: Cegah Kejahatan Siber, Ini 6 Tips dari OJK untuk Menjaga Data Pribadi agar Tetap Aman

“Bisa aja itu gejala itu adalah gejala awal dari apendisitis,” tegasnya.

Jika tidak ditangani, maka appendix bisa saja pecah dan justru semakin membahayakan pasien.

“Kalau misalnya pasiennya tidak berobat, tidak ditangani, tidak di follow-up bisa jadi itu appendix pecah,” jelas dokter berambut panjang ini.

Febris (demam) yang didiamkan, lama kelamaan bisa menimbulkan sepsis atau kondisi peradangan yang dapat merusak jaringan dan organ tubuh.

“Bisa jadi tuh febris kalau didiemin aja lama-lama bisa jadi sepsis,” lanjutnya.

Lalu untuk gejala GEA, jika didiamkan juga akan menimbulkan syok hipovolemik yang merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan volume darah dan cairan dalam jumlah besar.

“Bisa jadi GEA kalau dibiarin aja lama-lama jadi syok hipovolemik,” tukasnya.

Dokter Dila memperingatkan untuk tidak meremehkan sebuah penyakit yang terlihat ringan.

“Jadi jangan pernah meremehkan suatu penyakit atau suatu keluhan,” pungkasnya.

Dokter Dila juga mewanti-wanti agar segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pada tubuh.

“Kalau misalnya merasakan sesuatu tolong berobat. Tapi jangan pernah meremehkan maupun mendiamkan suatu keluhan,” tegasnya.

Sebuah penyakit bergejala tidak langsung dapat menunjukkan diagnosis dengan jelas, maka harus memeriksakan kondisi tubuh sesegera mungkin.

“Karena kita nggak tahu nanti itu ternyata penyakit apa? Karena sekali lagi penyakit itu awal-awal masih samar-samar, belum jelas,” kata Dokter Dila.

Halaman:

Tags

Terkini