Apa Kaitannya dengan Lingkar Pinggang?
Menurut organisasi kesehatan dunia ini, kelebihan berat badan dan obesitas dapat didiagnosis melalui pengukuran berat badan dan tinggi seseorang.
Nilai tersebut kemudian digunakan untuk menghitung indeks massa tubuh.
Selanjutnya, indeks massa tubuh menjadi penanda tidak langsung dari kadar lemak tubuh.
WHO mengungkapkan jika pengukuran tambahan seperti lingkar pinggang berguna membantu dalam melakukan diagnosis pada penderita obesitas.
Pada orang dewasa, WHO membagi indeks massa tubuh (BMI) menjadi dua yaitu kelebihan berat badan jika BMI lebih atau sama dengan 25.
Orang dengan BMI 30 atau lebih dari itu tergolong obesitas.
Jumlah Kasus di Tahun 2022
Dari data organisasi kesehatan dunia ini, tercatat sebanyak 2,5 miliar orang dewasa mengalami kelebihan berat badan dan lebih dari 890 juta di antaranya mengalami obesitas.
Sebanyak 43 persen pria dan 43 persen wanita berusia lebih dari 18 tahun mengalami kelebihan berat badan.
Wilayah Asia Tenggara maupun Afrika berdasarkan data WHO sama-sama memiliki jumlah kasus kelebihan berat badan sebesar 31 persen di tahun 2022.
Di kawasan Amerika, persentase individu dengan kelebihan berat badan mencapai 67 persen.
Penyebab Obesitas dan Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan maupun obesitas sama-sama disebabkan oleh ketidakseimbangnya antara asupan makanan dan energi yang dikeluarkan.
Di sejumlah kasus, obesitas terjadi akibat gabungan dari banyak faktor, termasuk aspek psikososial, lingkungan, hingga variasi genetik.