Saat gesekan terjadi berulang-ulang, kulit pun bisa terkena lecet. Lewat lecet ini, bakteri akan masuk ke dalam pori-pori. Inilah yang memicu jerawat muncul di area tersebut.
2. Perubahan hormon
Tidak hanya di wajah, perubahan hormon juga bisa jadi faktor jerawat tumbuh di pantat.
Perubahan hormon yang tidak seimbang menyebabkan kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum atau zat berminyak.
Produksi sebum yang berlebihan bisa menyumbat pori-pori di kulit. Pori-pori yang tersumbat ini menjadi tempat sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak.
3. Sel-sel kulit mati
Selain karena minyak, pori-pori tersumbat juga dipicu oleh penumpukan sel kulit mati.
Sel-sel itu bercampur dengan minyak dan kotoran sampai bakteri pun tumbuh hingga meradang di area pantat.
4. Infeksi bakteri
Secara umum, bakteri yang berada di permukaan kulit manusia tidak berbahaya.
Akan tetapi, ketika kulit terluka, bakteri tadi berisiko menginfeksi luka tersebut hingga memicu tumbuhnya jerawat.
5. Area pantat lembap
Ketika celana kita basah atau kita berkeringat secara berlebihan, area pantat bisa menjadi lembap.
Nah, kondisi lembap dan basah ini juga merupakan tempat ideal untuk tumbuhnya bakteri dan jamur yang kemudian memicu munculnya jerawat di pantat.
Langkah-langkah Mencegah Jerawat Tumbuh di Pantat