SketsaNusantara.id - Melangsungkan acara pernikahan yang mewah kerap menjadi impian sejumlah pasangan.
Apalagi tidak jarang adanya kebiasaan di daerah setempat yang sering menggelar pesta pernikahan mewah yang tentunya membutuhkan biaya besar.
Tak jarang calon pengantin masih harus menunda pernikahan karena biaya nikah yang tak kunjung terkumpul itu.
Baca Juga: Dilan Janiyar Bongkar Aib Mantan Suami, Selingkuh 10 Kali Sampai Trauma Pernikahan
Sederet rangkaian acara pernikahan hingga detail kecilnya memang butuh biaya. Sebut saja biaya sewa gedung, make up pengantin, hingga seserahan yang akan dibawa saat acara.
Uniknya biaya nikah yang tinggi tersebut seringkali berbanding terbalik dengan mahar yang diberikan.
Mahar berupa uang dengan nominal tanggal pernikahan, lebih sering terdengar dibandingkan barang-barang bernilai tinggi seperti emas atau logam mulia.
Menggelar pesta pernikahan yang meriah dan mewah memang adalah pilihan dari setiap pasangan.
Namun apa jadinya jika biaya nikah butuh uang yang tak sedikit sementara kondisi ekonomi sulit.
Hal inilah yang terjadi pada sejoli yang kini harus mengubur sementara mimpinya bersanding di pelaminan karena terlibat tindak pidana pencurian motor.
Polsek Pameungpeuk, Polresta Bandung telah menangkap sejoli berinisial FZ dan FV karena melakukan pencurian motor.