Uya Kuya menyebutkan bahwa dirinya bekerja sama dengan aktivis Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta influencer-influencer dalam proses pemulangan jenazah.
Selain itu beberapa majikan Taiwan juga ikut menyumbang dan membiayai pemulangan jenazah ini sehingga Uya Kuya yang ada di Indonesia bisa memulangkan meski membutuhkan dana yang tak sedikit.
Sementara itu Uya Kuya mengutarakan bahwa ia melakukan hal ini sebagai bentuk kesadaran bahwa penonton YouTube serta subscribernya sekian puluh persen adalah para tenaga kerja yang ada di luar negeri.
Dari sana pula ia kemudian tergerak terlibat dengan permasalahan para TKI yang tersebar diseluruh dunia hingga ia akhirnya bertemu dengan aktivis-aktivis perlindungan tenaga kerja dan terlibat pada aksi-aksi kemanusiaan yang berkaitan dengan TKI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini