SketsaNusantara.id - Hari Raya Nyepi merupakan salah satu hari besar keagamaan bagi masyarakat Hindu.
Bali merupakan salah satu wilayah yang mayoritas masyarakatnya memeluk kepercayaan Hindu.
Identik dengan budaya Bali, Hari Raya Nyepi memiliki pelakasanaan yang unik.
Biasanya hari raya adalah momen perayaan dan kumpul bersama hingga beramai-ramai.
Berbeda dengan Nyepi yang identik dengan sunyi dan berdiam diri di dalam rumah.
Masyarakat di Bali dan sejumlah wilayah yang merayakan Nyepi menghentikan aktivitas sementara.
Tak ada nyala listrik, lampu, hingga sambungan telepon saat perayaan Nyepi tiba selama 24 jam.
Momen ini menjadi waktu bagi umat Hindu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan melaksanakan catur brata penyepian.
Terdapat 4 larangan yang tidak boleh dilakukan masyarakat saat Hari Raya Nyepi atau disebut catur brata penyepian.
4 aktivitas tersebut meliputi larangan menyalakan api, larangan bekerja, tidak bepergian, dan tidak bersenang-senang.
Sehari sebelum Hari Raya Nyepi ada pawai Ogoh-Ogoh yang meramaikan dan iring-iringannya.