Jika mudik dengan mobil, jangan biarkan kucing berkeliaran bebas di dalam kendaraan karena bisa membahayakan.
Namun, di berbagai kondisi bagi kucing yang sudah terbiasa naik kendaraan pribadi, sesekali kucing atau anjing bisa dikeluarkan dari pet cargo agar membuatnya nyaman dan tidak stress selama perjalanan.
3. Bawa Kebutuhan Dasar Anabul
Persiapkan stok makanan, air minum, dan litter box portable. Bawa makanan basah kesukaan anabul dan makanan kering yang biasa dikonsumsi hewan peliharaan anda untuk menjaga agar pencernaannya tidak terganggu akibat adanya perubahan menu.
Siapkan botol air dengan moncong yang didesain khusus untuk kucing atau anjing dan bisa membawa mangkuk lipat yang praktis agar mudah digunakan untuk memberikan makanan selama di perjalanan.
Jangan lupa bawa pasir kucing secukupnya serta kantong sampah untuk membuang kotoran. Sediakan pula kotak obat kecil berisi obat-obatan dasar seperti tetes mata, obat diare atau obat merah jika anabul tiba-tiba terluka saat perjalanan mudik.
4. Jaga Kenyamanan Selama Perjalanan
Perjalanan jauh bisa membuat anabul stres. Jika menggunakan mobil, berhentilah setiap 2-3 jam di tempat aman untuk membiarkan kucing beristirahat, minum, atau buang air.
Hindari membuka kandang di tempat ramai agar anabul tidak kabur. Jaga suhu dalam mobil tetap sejuk, karena kucing atau anjing sensitif terhadap suhu udara panas.
Jika Anda membawa hewan peliharaan dengan kendaraan pribadi, jangan tinggalkan mereka sendirian di dalam mobil, terutama jika mesin mati, karena suhu di dalam mobil bisa menjadi sangat panas dan berbahaya.
Jika naik transportasi umum, pastikan anabul berada di area yang diizinkan dan tidak mengganggu penumpang lain.