SketsaNusantara.id - Bulan Ramadhan akan segera tiba, dan umat islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Selain sebagai bagian dari rukun islam, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan.
Namun, tentu dengan cara yang benar, terutama pada saat berbuka puasa.
Mungkin banyak orang masih menerapkan pola kebiasaan yang cenderung beresiko bagi lambung saat berbuka puasa.
Yaitu dengan langsung memakan makanan berat saat membatalkan puasa, seperti nasi.
Karena, apabila langsung makanan makanan berat saat membatalkan puasa, maka asam lambung akan naik dan membuat perut kembung.
Dikutip dari akun tiktok Tirtaaaaaa, dokter yang banyak dikenal luas di kalangan anak muda ini menjelaskan buka puasa sebaiknya dengan makanan yang mengandung gula simpleks
"Batalkan dengan makanan-makanan yang mengandung energi cepat, mengandung gula simpleks, contoh kurma, pisang, apel," ungkap dr. Tirta.
Selain makanan juga disarankan untuk meminum minuman yang mengandung elektrolit saat berbuka puasa, karena kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi.
dr. Tirta menjelaskan bahwa saat yang tepat untuk makan makanan berat adalah sekitar satu jam setelah maghrib.
Terutama dengan memakan makanan yang mengandung protein nabati dan protein hewani serta ditambah dengan sayur.
Selain itu, karena konsumsi serat pada saat puasa juga kurang, sehingga bisa ditambah dengan suplemen tambahan.***